Aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word merupakan aplikasi yang paling populer. Walaupun ketika anda melamar pekerjaan, memahami Microsoft Word mungkin tidak menjadi kewajiban, namun sangat penting sekali bagi kita untuk memiliki kemampuan dasarnya. Dan di artikel ini, anda akan mempelajari langkah belajar Microsoft Word dengan cepat.
Hal-hal yang bisa anda buat dengan Microsoft Word
Bagi anda yang belum pernah menggunakan Microsoft Word, aplikasi ini dapat melakukan banyak hal. Karena Microsoft Word adalah aplikasi pengolah kata, berarti anda akan berurusan dengan semua hal yang berbentuk kata, kalimat, dan paragraf.
Berikut beberapa hal yang bisa anda buat dengan Microsoft Word sebagai gambaran bagi kita untuk mempelajarinya:
- Membuat dokumen jenis apapun seperti proposal, makalah, dan bahkan dokumen skala besar seperti buku dan novel
- Membuat sertifikat
- Membuat kartu ucapan, kartu nama, dan sejenisnya
- Membuat brosur, pamflet, dan beberapa macam media iklan dasar lainnya
- Membuat absensi, surat, dan sejenisnya
- Dan berbagai macam jenis media kertas lainnya
Apapun pekerjaan anda, kemungkinan besar anda diminta menggunakan atau belajar Microsoft Word sangatlah besar. Untuk itu, mari kita pelajari bersama dengan membaca artikel ini.
Persiapan
Berikut 2 hal yang perlu anda siapkan sebelum mulai belajar Microsoft Word.
1. Menginstall Microsoft Office 2016/2019/365
Penulis menggunakan Microsoft Office 365 selama menulis artikel ini dengan update yang paling baru. Sebagai rekomendasi, versi Office minimal yang harus anda gunakan adalah Microsoft Office 2010 atau yang paling baru. Jika anda menggunakan Office 2007 atau Office 2003, terlalu banyak fitur yang tertinggal, sehingga sangat disarankan agar anda menggunakan yang lebih baru.
Walau artikel dibuat dengan Office 2016/365, tentu anda bisa mengikutinya juga jika anda menggunakan Office 2007 hingga Office 2013. Office 2003 tidak didukung karena perbedannya sudah sangat jauh.
2. Menggunakan satuan Centimeter
Dalam membuat dokumen, biasanya kita dihadapi dengan pengukuran. Microsoft Word secara default menggunakan inch. Di Indonesia, biasanya kita menggunakan Centimeter, sehingga perlu kita ubah terlebih dahulu dan agar sesuai dengan artikel belajar Microsoft Word kali ini.
Cara mengubahnya adalah klik File > Options > klik tab “Advanced” (1). Kemudian, arahkan ke bagian “Display” (2) dan pilih “Centimeter” pada “Show measurements in units of: ” (3). Klik OK jika sudah.
Istilah-istilah yang digunakan di artikel ini
Artikel ini akan dibuat dengan studi kasus, dimana kita akan sama-sama mencoba dari awal, sehingga bukan hanya penjelasan saja, melainkan juga dengan praktek. Oleh karena itu, perlu kita pelajari bersama beberapa istilah yang akan kita pakai untuk belajar Microsoft Word:
- Dokumen: Istilah yang akan kita gunakan untuk apapun tulisan yang akan ada buat. Jika anda membuat sertifikat, makalah, surat, atau apapun itu, kita akan sama-sama menyebutnya sebagai dokumen.
- Tab: Istilah yang kita gunakan untuk merujuk ke tab/menu di Microsoft Word. Ada 10 tab/menu seperti File, Home, Insert, Design, Layout, dan lain sebagainya.
Jika sudah, yuk langsung saja, ini dia langkah belajar Microsoft Word dengan cepat.
1. Mengatur Page Setup dan Margin
Page Setup atau pengaturan halaman memungkinkan kita untuk mengatur bagaimana bentuk halaman dimana kita akan membuat dokumen. Dalam mengaturnya, kita akan menggunakan satuan yang sebelumnya kita atur menjadi centimeter. Dalam mengatur ukuran halaman atau dokumen, ada istilah yang dinamakan Margin, dimana kita bisa mengatur berapa jarak yang kita butuhkan dari ujung halaman hingga isi dokumennya.
Kalau anda bingung dengan margin, gambar diatas akan menghilangkan kebingungan anda. Margin bisa anda atur di 4 tempat. Margin atas (1), margin kiri (2), dan margin kanan (3), serta margin bawah semuanya bisa kita atur. Secara bawaan, margin-margin ini memiliki ukuran sebesar 2,54 cm di setiap sisinya. Tergantung dari jenis dokumen yang anda buat, biasanya kita diminta untuk mengatur margin terlebih dahulu sebelum kita mulai membuatnya.
Untuk mengubah ukuran margin, klik tab “Layout” (1) dan klik icon kecil disamping tulisan “Page Setup” (2). Pada bagian margin, silahkan pilih bagian mana yang ingin anda ubah ukurannya. Sebagai contoh, penulis akan mengubah ukuran margin top/atas sebesar 5 cm (3). Selain margin, anda juga bisa mengatur Orientasi, apakah memanjang/Portrait maupun melebar/Landscape (4). Jika sudah, klik OK.
Selain ukuran margin, kita juga bisa mengatur jenis kertasnya. Kita perlu mengatur ini karena harus di sesuaikan ketika anda ingin mencetak dokumen. Tentu anda bisa mengaturnya belakangan dan tidak perlu harus diatur sekarang. Untuk mengubahnya, klik tab “Paper” (1) dan silahkan anda pilih jenis kertasnya di “Paper Size” (2).
Pengembangan dan Latihan: Tidak semua jenis atau ukuran kertas tersedia di Word. Silahkan anda coba untuk membuat ukuran kertas baru, misalnya saja jenis kertas F4 dengan ukuran 21 cm x 33 cm.
2. Pengelolaan paragraf
Paragraf adalah sebuah blok yang berisi beberapa kalimat dan berfungsi untuk memberikan jeda baca, sehingga semakin mudah orang membaca dokumen yang kita buat. Paragraf menjadi fokus utama kita di langkah pertama ini karena kebanyakan dokumen yang akan kita buat seperti proposal dan apalagi buku, paragraf tidak akan lepas dari perhatian.
Ketika anda mulai mengetik, maka anda mengetik di paragraf pertama. Untuk membuat paragraf baru, cukup tekan enter di keyboard anda dan mulai mengetik untuk paragraf kedua.
Untuk mengatur paragraf, klik sekali terlebih dahulu paragraf yang ingin anda ubah. Kemudian, klik tab “Home” (1) dan klik icon kecil disamping kanan “Paragraph” (2). Anda bisa memilih alignment (3) untuk mengatur arah tulisan paragraf. Indentation (4) berguna untuk memberikan jarak paragraf dari margin kiri dan kanan.Jika anda ingin menambahkan indent hanya di baris pertama saja, gunakan “First line” (5) dan anda bisa mengatur berapa jarak indent-nya. Spacing (6) digunakan untuk mengatur jarak sebelum/before paragraf dan setelah/after paragraf. Klik OK jika sudah. Hasilnya sudah penulis terapkan seperti gambar diatas.
Pengembangan dan Latihan: Silahkan anda lakukan lagi cara diatas, namun ubah hanya 2 paragraf saja. Anda perlu menyeleksinya terlebih dahulu agar bisa melakukan hal ini.
3. Menggunakan Page Break
Penulis menggunakan paragraf yang dibuat secara otomatis untuk tutorial ini. Cara membuatnya di Word adalah ketik “=rand()” dan tekan enter di keyboard anda!
Microsoft Word secara otomatis membuat halaman baru ketika halaman pertama anda tidak cukup menampung tulisan dokumen anda. Tapi terkadang ketika kita membuat dokumen, anda ingin membuat halaman baru walaupun di halaman sebelumnya masih ada tempat menulis. Contoh paling mudahnya adalah ketika anda membuat proposal, anda ingin membuat halaman baru namun halaman sebelumnya masih belum penuh.
Banyak sekali orang yang sudah lama menggunakan Microsoft Word namun belum bisa membuat halaman baru dengan cara yang benar. Banyak orang menekan tombol enter berulang kali jika masih tersisa jarak di halaman lama untuk membuat halaman baru. Hal ini adalah cara yang salah.
Alasan cara tersebut salah adalah akan sulit untuk mengatur paragraf ketika anda ingin menambahkan tulisan lagi di halaman tersebut. Tentu hasil enter berulang kali tersebut akan turun dan mengenai paragraf-paragraf lainnya dibawah. Lalu, bagaimana membuat halaman baru yang benar?
Seperti animasi diatas, cara yang benar adalah dengan menekan tab “Insert”, kemudian klik bagian “Pages” dan klik “Page Break”. Dengan cara ini, anda tidak perlu khawatir ketika tiba-tiba anda menambah tulisan di halaman sebelumnya. Word secara otomatis mengisi yang ruang kosong tanpa perlu tulisan setelahnya terganggu.
Pengembangan dan Latihan: Coba gunakan “Blank Page” dan tulis jawaban pertanyaan berikut: Apa perbedaan “Page Break” dengan “Blank Page”?
4. Header & Footer dan Page Number
Sebelumnya, kita sudah sama-sama belajar membuat margin untuk setiap sisi dokumen mulai dari atas, bawah, kiri, dan kanan. Nah, khusus untuk bagian atas dan bawah, anda bisa mengisinya dengan suatu informasi jika anda menginginkannya. Biasanya kita menggunakan hal ini untuk nomor halaman misalnya. Bagaimana caranya?
Dengan menggunakan Header & Footer, anda bisa melakukan hal tersebut. Klik tab “Insert” (1) dan pilih antara header atau footer (2). Kemudian, pilih gaya yang anda inginkan (3). Hasilnya bisa anda lihat seperti gambar diatas (4). Dengan menggunakan Header & Footer, penulis bisa menambahkan nomor halaman dengan mudah. Ketika anda membuat halaman baru, tentu nomor halaman juga tertulis secara otomatis. Selain Header & Footer, anda juga bisa klik “Page Number” untuk nomor halaman yang lebih sederhana tampilannya.
Pengembangan dan Latihan: Coba masukkan tanggal atau gambar di Header & Footer.
5. Menambahkan gambar dan tabel beserta caption
Gambar dan tabel sangat penting agar tampilan dokumen anda lebih menarik dan tidak membosankan karena banyaknya paragraf. Selain gambar dan tabel, kita juga bisa memberikan caption atau deskripsi singkat mengenainya. Caption biasanya didahului dengan nomor terlebih dahulu. Misalnya adalah “Gambar 1. Windowsku” dan seterusnya. Tentu saja ketika anda menambah tabel atau gambar baru, nomornya akan bertambah secara otomatis.
a. Cara menambahkan gambar ke Microsoft Word
Caranya sangat mudah. Penulis biasanya tinggal klik dan geser gambar dari File Explorer ke Microsoft Word seperti animasi diatas. Atau, anda juga bisa mengklik tab “Insert” dan klik “Pictures” untuk memasukkan gambar.
b. Cara menambahkan tabel ke Microsoft Word
Masih di tab “Insert” (1) dan klik saja “Table” (2) dan pilih ukuran yang sesuai kemauan anda (3). Jika anda ingin membuat tabel yang lebih besar lagi, anda bisa klik “Insert Table…” dan anda bisa tentukan berapa jumlah baris dan kolomnya.
Untuk caption, penulis akan memberikan contoh di tabel. Anda juga bisa melakukan cara yang sama untuk gambar. Klik kanan saja pada icon 4 arah panah (langsung klik kanan pada gambar jika anda ingin menambahkan caption untuk gambar) dan klik “Insert Caption…”. Berikan label baru jika anda tidak menemukan yang cocok seperti animasi diatas dengan mengklik “New Label…”. Jika sudah, berikan nama label barunya dan klik OK. Klik OK sekali lagi untuk menambahkan caption.
Pengembangan dan Latihan: Secara bawaan, caption akan ditaruh di bawah gambar tabel. Coba ubah agar caption ditaruh di atas gambar atau tabel. Jangan cut & paste, itu adalah cara yang salah!
6. Menggunakan Style dan membuat Daftar Isi otomatis
Style di Microsoft Word adalah tempat penyimpanan pengaturan tertentu yang bisa anda terapkan di beberapa elemen di dokumen anda seperti paragraf, gambar, dan lain-lain. Style penulis anggap sebagai fitur yang wajib anda terapkan, karena akan membuat dokumen anda terlihat konsisten dan anda tidak perlu mengubah pengaturan yang sama berulang-ulang.
Studi kasusnya seperti ini. Misalnya anda memiliki dokumen, dimana anda ingin membuat tulisan “Bab I”. Biasanya, orang akan membuat ini secara manual dengan mengetiknya dan mengubah ukuran font agar terlihat besar. Dan hal ini terus berulang untuk “Bab II” dan selanjutnya. Ini adalah cara yang salah!
Dengan Style, anda bisa membuat pengaturan tersebut terlebih dahulu dan menyimpannya. Ketika dibutuhkan, anda tinggal sekali klik saja style tersebut dan elemen seperti paragraf langsung mengikuti style yang telah anda buat, begitu mudah dan nyaman bukan? Anda bisa mempelajari Style di Microsoft Word di artikel dibawah ini.
Karena pentingnya penggunaan style, penulis sudah membuat artikelnya secara eksklusif yang bisa anda lihat diatas. Di artikel tersebut, anda bisa tahu bagaimana cara menggunakan style, membuat style baru, hingga membuat daftar isi otomatis dengan menggunakan style seperti gambar dibawah ini:
Pengembangan dan Latihan: Silahkan anda buat daftar gambar dan juga daftar tabel. Tentu hal ini juga otomatis. Caranya adalah klik tab “References” dan klik “Insert Table of Figures”.
7. Menambahkan Citation (Kutipan) dan Daftar Pustaka
Menurut KBBI, kutipan adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri. Di Word, anda bisa menambahkan kutipan serta menulis kutipan tersebut sebagai daftar pustaka di halaman paling akhir dokumen.
Kutipan sangat penting karena tanpa adanya sumber kutipan, karya anda bisa dituntut oleh pemilik dokumen yang anda referensikan. Lebih amannya lagi jika anda meminta izin kepada pemilik dokumen karena anda mengambil kutipan di dokumen mereka.
Caranya sangat mudah untuk menambahkan sumber kutipan di Word. Klik dulu tempat dimana kutipan akan ditambahkan (1), kemudian klik tab “References” (2) dan klik “Insert Citation” (3) > “Add New Sources…”. Isi informasinya seperti gambar diatas. Pada bagian “Type of Source”, tentukan jenis referensi yang anda masukkan. Penulis disini menggunakan buku. Jika sudah, klik OK.
Jika anda sudah selesai menambahkan kutipan, sekarang saatnya menambahkan daftar pustaka dan semuanya bisa dibuat secara otomatis! Caranya adalah klik tab “References” (1) dan klik “Bibliography” (2). Kemudian, pilih jenis daftar pustaka yang ingin anda gunakan. Hasilnya bisa anda lihat di kotak merah pada gambar diatas. Tentu anda bisa mengubahnya lagi sesuka hati anda nantinya jika dirasa belum cocok.
Cara membuat daftar pustaka sudah penulis buat sebelumnya secara eksklusif, namun untuk Office 2010 dan Office 2013. Jika anda penasaran, ini dia artikel cara membuat daftar pustakanya.
Pengembangan dan Latihan: Pelajari bagaimana menambahkan catatan kaki untuk memberikan deskripsi lebih lanjut mengenai istilah yang anda pilih. Petunjuknya bisa anda lihat dibawah ini. Pelajari juga apa berbedaan “Footnote” dengan “Endnote”.
8. Menambahkan Cover Page
Tidak mau repot membuat cover halaman depan? Tenang saja, karena Microsoft Word dapat membuatnya secara otomatis. Bagaimana caranya?
Caranya adalah klik tab “Insert” (1) dan klik “Cover Page” (2). Pilih desain yang anda suka (3) dan tampilan cover-nya bisa anda lihat seperti gambar diatas. Langkah selanjutnya, silahkan ganti judul atau subjudul dokumen anda.
Pengembangan dan Latihan: Hmm, penulis bingung mau kasih latihan apa untuk cover depan karena sudah terlalu mudah 😀 . Mungkin coba anda gunakan cover halaman depan yang Online dengan mengklik “More Cover Pages from Office.com”.
9. Menggunakan Themes (Tema)
Di dalam Microsoft Word, sudah tersedia tema yang bisa anda gunakan untuk memberikan desain yang berbeda untuk dokumen anda. Tentu anda bisa menyesuaikannya dengan style yang anda buat.
Caranya sangat mudah. Klik tab “Design” (1) dan klik “Themes” (2). Pilih tema yang anda inginkan (3) dengan cara klik saja. Nanti tampilan dokumen anda berubah sesuai tema yang anda pilih seperti di kotak merah.
10. Menggunakan kotak pencarian untuk mencari tool yang akan anda gunakan dengan super cepat!
Banyak sekali orang yang mau menggunakan atau belajar Microsoft Word bingung untuk mengetahui menu atau tab mana yang harus kita klik untuk melakukan beberapa hal. Misal ketika anda ingin membuat dokumen dengan kolom yang terbagi dua. Kita bisa bingung sebenarnya pengaturan kolom di Word ada di posisi mana.
Anda tidak perlu bingung karena Word dan bahkan di aplikasi Office lainnya seperti Excel dan PowerPoint memiliki kotak pencarian yang bisa mencari fitur yang anda inginkan. Misalnya saja anda ingin menggunakan kolom di Word, cukup ketik “column” seperti animasi diatas dan Word akan memunculkan fitur tersebut. Sehingga, anda tidak perlu mengingat letak tombol “column” lagi di Word. Perlu diperhatikan bahwa fitur pencarian ini hanya ada di Office 2016 atau pelanggan yang menggunakan Office 365 saja.
Gunakan tombol shortcut keyboard ALT + Q untuk mengakses kotak pencarian dengan cepat!
10 Langkah Belajar Microsoft Word Tercepat Untuk Semua
Posted by Tutorial Lengkap Microsoft Office on Senin, 27 April 2020
Sofware office terbaru
dari microsoft yaitu Microsoft Office Professional Plus 2019. Microsoft
Office Professional 2019 adalah versi terbaru office lanjutan dari office 2016 dan office 2013
dengan peningkatan fitur dan performa yang lebih baik. Microsoft Office
Professional 2019 masih dalam versi yang terus di sempurnakan namun
sudah stabil untuk dipakai sebagai office harian. peningkatan performa
loadingnya pun cukup terasa ringan dan lebih baik. Penasaran?
Apa itu Microsoft Office Professional 2019?
Microsoft Office Professional 2019 adalah versi office terbaru dari microsoft dengan peningkatan fitur yang lebih banyak dan lebih baik dari versi sebelumnya.
Apa itu Microsoft Office Professional 2019?
Microsoft Office Professional 2019 adalah versi office terbaru dari microsoft dengan peningkatan fitur yang lebih banyak dan lebih baik dari versi sebelumnya.
Fitur-fitur Microsoft Office Professional 2019:
1. Support sistem 32/64 bit
2. Loading yang lebih cepat
3. Koreksi kata yang lebih baik
4. Penggunaan memori yang lebih rendah
5. Kompabilitas yang lebih baik terhadap windows 10
1. Support sistem 32/64 bit
2. Loading yang lebih cepat
3. Koreksi kata yang lebih baik
4. Penggunaan memori yang lebih rendah
5. Kompabilitas yang lebih baik terhadap windows 10
DOWNLOAD :
- Office Professional Plus 2019 Update Januari 2019 (32 Bit) | Size: 2 GB
- Office Professional Plus 2019 Update Januari 2019 (64 Bit) | Size: 3 GB
- KMS 2019
- PASWORD
DOWNLOAD Microsoft Office Professional Plus 2019
Posted by Tutorial Lengkap Microsoft Office on Jumat, 18 Januari 2019
Banyak yang tanya dan minta software-software grafis minta dikirim via email. yaa... gak bakalan bisa dikirim via email, softwarenya aja gede banget. Nah pada kesempatan ini aga akan sedikit share bagaimana cara download software-software tersebut secara gratis. Caranya menggunakan aplikasi torrent.
Kenapa pakai torrent? karena berdasarkan pengalaman, sudah download berbagai software dan film yang filenya ber-giga2, 100% berhasil dan tidak pernah corrupt. Kelebihannya juga bisa di pause berkali-kali tanpa takut file corrupt. Namun ada kekurangnnya juga, bagi teman-teman yang menggunakan koneksi umum (wifi) terkadang ada yang memblokir download via torrent. Oke langsung aja diikuti langkah-langkah di bawah ini.
1. Download software μTorrent. Silahkan download disini DOWNLOAD μTorrent. 4. Buka Browser anda, kemudian masukkan alamat kickass.to atau kickass.so
5. Masukkan kata kunci pencarian, misalkan Autocad 2014, kemudian tekan enter.
*klik gambar untuk memperbesar
6. Buka yang seednya paling banyak, karena jumlah seed akan mempengaruhi kecepatan download. Setelah terbuka, klik DOWNLOAD TORRENT.
Banyak orang awam yang terjebak dengan tulisan download yang besar, padahal biasanya tombol download yang besar itu hanyalah link menuju iklan.
Tips :
* Perhatikan jumlah seed, semakin banyak seed, koneksi dan kecepatan lebih stabil.
* Baca review/ comment orang-orang yang sudah download, jika banyak komen yang bagus, langsung aja didownload
* Lihat jumlah orang yang LIKE (lihat icon jempol), jika banyak yg like berarti torrent gak tipu-tipu
*klik gambar untuk memperbesar
7. Setelah proses download selesai langsung dibuka file torrentnya.
8. Setelah dibuka file torrentnya, akan muncul tampilan seperti dibawah ini. tentukan lokasi penyimpanan kemudian ok.
9. Proses download akan berlangsung.
Kenapa aga merekomendasikan menggunakan torrent? karena berdasarkan pengalaman, dengan menggunakan torrent, kita dapat mem-pause downlaod berkali-kali tanpa takut gagal atau corrupt. Pengalaman aga download software sampai 18Gb tetap aman dan berhasil. Faktor keberhasilan 100%, tentu saja harus pintar memilih torrent mana yang sehat.
Oiya, setelah proses download selesai, mungkin dengan file 4gb akan selesai dalam 2 hari. Usahakan file hasil download kalian jangan dipindah. biarkan file tersebut melakukan seed. Karena saat download kita sudah dibantu seed oleh orang lain, seharusnya kita juga membantu orang lain yang sedang download.
Semoga bermanfaat. (aga)
Search :
Free Download AutoCAD terbaru
Free Download 3dsMax terbaru
Free Download SketchUP terbaru
Free Download Vray terbaru
Free Download Microsoft Project
Free Download Photoshop
Free Download Land Desktop
Free Download AutoCAD Civil
en
17.01
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Download software grafis 3dsMax, AutoCAD, SketchUp, Vray, via torrent
Posted by Tutorial Lengkap Microsoft Office on Selasa, 06 Januari 2015
Dalam pembuatan scedule menggunakan ms. project, pasti akan menjumpai kolom prodecessor yang harus diisi sesuai dengan hubungan antar pekerjaan. Di dalam ms project ada 4 hubungan pekerjaan yang pernah aga bahas dalam sebuah artikel yang berjudul Penjelasan Hubungan Tugas / Predecessor dalam Microsoft Project. Kali ini aga tidak akan membahas keempat-empatnya, karena yang biasa digunakan hanya 2 (dua) macam hubungan kerja.
Dua jenis hubungan kerja tersebut adalah Finish to Start (FS) dan Start to Start. Dalam artikel ini akan aga jelaskan lebih mendetail tentang penggunaan FS dan SS dalam ms project. Aga akan menjelaskan dengan gaya bahasa sendiri, jadi mohon maaf kalau berantakan. hehe
![]() |
| ilustrasi hubungan pekerjaan |
Dimulai dari Finish to Start atau disingkat FS, coba lihat gambar di atas, cukup dengan melihat gambar mungkin anda bisa sedikit memahami maksud hubungan FS. Finish to Start artinya Pekerjaan B mulai dikerjakan setelah Pekerjaan A selesai, dengan jeda waktu Lag atau Lead time tertentu.
*[1] [2] [3] [4] dst adalah nomor pekerjaan
Contoh 1 :
[2] Pekerjaan pasangan pondasi batu mulai dikerjakan setelah [1] Pekerjaan galian selesai. Maka pada kolom prodecessor Pekerjaan pasangan pondasi batu diisi 1FS.
Contoh 2 : (Lag Time)
[4] Pekerjaan pasangan dinding mulai dikerjakan 2 hari setelah [3] Pekerjaan sloof selesai. Maka pada kolom prodecessor Pekerjaan pasangan dinding diisi 3FS+2days.
Contoh 3 : (Lead Time)
[5] Pekerjaan instalasi lampu mulai dikerjakan 1 hari sebelum [4] Pekerjaan plafond selesai. Maka pada kolom prodecessor Pekerjaan instalasi lampu diisi 4FS-1day.
Start to Start (SS)
Sekedar mereview lihat lagi gambar ilustrasi hubungan pekerjaan pada bagian SS. Start to Start artinya Pekerjaan B dikerjakan bersamaan dengan Pekerjaan A, atau bersamaan tetapi ada jeda waktu tertentu. Tapi perlu digaris bawahi, penggunaan SS hanya untuk pekerjaan yang tidak saling berhubungan langsung.
Contoh :
[11] Pekerjaan pengecatan pagar dikerjakan bersamaan dengan [10] Pekerjaan pengecatan dinding. Maka pada kolom prodecessor Pekerjaan pengecatan pagar diisi 10SS.
Perbedaan Penggunaan FS dan SS
Pekerjaan bekisting dikerjakan 2 hari setelah Pekerjaan pembesian dimulai. Tetapi saat pemasangan besi terjadi keterlambatan selama 2 hari. Dalam kasus ini perhatikan prodecessor Pekerjaan Bekisting, aga menggunakanprodecessor 1SS+2days sehingga pekerjaan bekisting dikerjakan mulai tanggal 24/4/2013.
(lihat gambar dibawah *klik gambar untuk memperbesar)![]() |
| kesalahan penggunaan SS |
Jika melihat ilustrasi di atas maka tanggal pengecoran tidak berubah, seharusnya ketika terjadi keterlambatan pekerjaan pembesian akan mempengaruhi tanggal dimulainya pekerjaan pengecoran. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan SS untuk hubungan kerja diatas tidak tepat.
Karena jika menggunakan SS tidak tepat maka kita harus menggunakan FS, dengan tanggal mulai pekerjaan bekisting yang sama. Aga menggunakan Finish to Start pada Pekerjaan Bekisting dengan menulis 1FS-1day sehingga pekerjaan bekisting dikerjakan mulai tanggal 24/4/2013.
(lihat gambar dibawah *klik gambar untuk memperbesar)![]() |
| penggunaan hubungan pekerjaan yang benar |
Jika melihat ilustrasi di atas akan terlihat bedanya saat petama tadi aga menggunakan SS dengan saat aga menggunakan FS. Pada contoh yang terakhir aga menggunakan FS, kemudian aga ubah durasi pekerjaan pembesian maka pekerjaan pengecoran akan mundur (menurut logika seharusnya seperti itu). Sehingga dapat disimpulkan prodecessor yang digunakan benar.
Untuk menentukan penggunaan FS atau SS memang kita dituntut untuk menggunakan logika dan pemikiran yang rasional. Dengan kata lain kita harus membayangkan jika pekerjaan A terlambat akan mempengaruhi pekerjaan B maka kita gunakan FS, namun jika pekerjaan A telambat tidak mempengaruhi pekerjaan B maka kita gunakan SS.
Kesimpulan :
* Gunakan Finish to Start (FS), Jika Pekerjaan A terlambat akan mempengaruhi tanggal mulai Pekerjaan B.
* Gunakan Start to Start (SS), Jika Pekerjaan A terlambat tidak mempengaruhi tanggal mulai Pekerjaan B.
Sekarang sudah tau apa perbedaan Finish to Start dan Start to start kan? Jangan sampai salah menggunakan yaa. Selamat belajar & bekerja yaa. :)
en
22.05
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Perbedaan Penggunaan Finish to Start (FS) dengan Start to Start (SS) dalam Microsoft Project
Posted by Tutorial Lengkap Microsoft Office on Selasa, 16 April 2013
Sedang belajar Microsoft Project atau Master Microsoft Project milik anda hilang? Jangan kawatir, AGA berikan gratis.
Silahkan download "Link Download Ms Project" file berupa txt yang berisi alamat downloadnya.
hal ini AGA lakukan supaya file masternya tidak dihapus oleh server karena pembajakan, hehe.
Kalau ada yang bilang --- Pembajakan itukan dilarang mas... ---
Jawabannya adalah --- Pembajakan Software turut mencerdaskan kehidupan bangsa ---
Coba lihat sekitar, belum tentu komputer yang digunakan sekolah atau kampus softwarenya original semua, hehe
AGA hanya menjalankan apa yang tertulis pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 alinea Ke-4 yang berbunyi : Mencerdaskan kehidupan bangsa
Judulnya minta link download malah bahas UUD 1945
, Kalo mau Link download silahkan ikuti langkah di bawah ini.
Silahkan download alamat / link download untuk Microsoft Project 2007, file pertama yang anda unduh adalah file txt / notepad. Di dalam file txt tersebut terdapat 2 alamat download, silahkan dibuka linknya.
Untuk mengunduh file txtnya silahkan buka link dibawah ini.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------LINK DOWNLOAD MS. PROJECT 2007 INSTALLER FREE - via indowebster
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
password : agayuditra-blog
Jika ada masalah dengan link downloadnya silahkan lapor dengan cara meninggalkan komentar di bawah artikel ini, atau via email agayuditra@gmail.com
** Update 19 April 2017
Link download saya pindah ke dropbox, mohon tidak men-share link ke blog atau website lain.
AGA berikan Link Download ini kepada anda, tapi ingat jangan sekali-sekali meletakkan link tersebut pada postingan.
Kalau belum bisa cara menggunakan Ms Project silahkan buka Tutorial Membuat Scedule Menggunakan Microsoft Project.
Free Download Ms. Project 2007 Installer
Posted by Tutorial Lengkap Microsoft Office on Senin, 11 Februari 2013
Sehubungan dengan artikel Mengganti Durasi Microsoft Project Menjadi Mingguan, AGA akan menjelaskan bagaimana cara mengubah jumlah hari & jam kerja dalam satu minggu.
Untuk Default waktu / kalender Ms. Project 1 minggu = 5 Hari = 40 Jam, jika kalian akan membuat sistem tanpa libur 1 Minggu = 7 Hari = 56 Jam. Atau ubah jam kerja sesuai dengan kebutuhan schedule proyek anda.
Langsung saja kita mulai langkah-langkahnya.
1. Buka menu Tools, kemudian pilih Options
2. Akan muncul jendela Option, setelah itu pilih tab Calendars.
3. Ubahlah nilai-nilai yang AGA beri warna merah. Untuk Jam per minggu AGA ubah 56 karena 7 hari kerja dikalikan 8 jam/hari.
4. OK
Setelah mengubah setingan sesuai dengan langkah diatas, lakukan penyesuaian Jam kerja masing-masing hari, silahkan buka Cara Mengganti Hari Kerja Microsoft Project.
en
14.45
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Mengubah Setingan Jam & Hari Kerja Dalam 1 Minggu Ms. Project
Posted by Tutorial Lengkap Microsoft Office on Kamis, 07 Februari 2013
Durasi default pada Gantt Chart Ms. Project adalah hari, ketika kita yang sebagai pemula disuruh membuat schedulle yang durasinya mingguan tentusaja bingung. Tenang saja AGA akan berikan trik / cara menggantinya.
Pagi-pagi udah ditanyain sama adek kelas, "Mz aga, klau di ms project kn harian ya mz. . Klau mu dibuat mingguan gmn. .??" tentu saja AGA bingung menjawabnya, karena AGA belum pernah mencoba mengganti durasi Ms. Project jadi mingguan.
Setelah selesaikan pekerjaan yang numpuk, AGA coba-coba gimana cara mengganti durasi, eehh ternyata ketemu, langsung saja AGA infokan ke adek kelas yang tanya.
Catatan:Sebelum mengganti durasi menjadi mingguan, ubahlah dulu hari kerja sesuai dengan hari kerja proyek Anda. Jika belum tahu cara menggantinya silahkan buka Cara Mengganti Hari Kerja Microsoft Project
Silahkan di ikuti cara mengganti durasi Ms. Project menjadi Mingguan.
1. Lihat pada Gantt Chart, kemudian klik kanan pada Label bulan & hari. Pilih Timescale.
2. Kemudian akan muncul jendela Timescale, pilih tab Bottom Tier.
3. Ubahlah Units menjadi Month, kemudian aturlah Label sesuai dengan keinginan.
4. OK
Input data dalam kolom durasi, jika menggunakan durasi mingguan :
Jika durasi pekerjaan 3 Minggu maka tuliskan 3w atau 3wks artinya 3 weeks
Untuk Default waktu / kalender Ms. Project 1 minggu = 5 Hari = 40 Jam, jika kalian akan membuat sistem tanpa libur 1 Minggu = 7 Hari = 56 Jam, silahkan ubah setingannya buka Mengubah Setingan Jam & Hari Kerja Dalam 1 Minggu Ms. Project
Demikian salah satu Tutorial Microsoft Project yang singkat ini. en 11.30 New Google SEO Bandung, Indonesia
Microsoft Project adalah software yang digunakan untuk mengelola suatu proyek atau biasa disebut Schedule. Dalam tutorial ini AGA akan membahas bagaimana cara mengoperasikan Microsoft Project dalam lingkup Pekerjaan Sipil. AGA akan mengambil contoh sederhana pembuatan Schedule rumah tinggal, untuk proyek-proyek yang lebih besar tergantung pengembangannya. Microsost Project lebih mirip dengan Network Planning dari pada Schedule S-Curve.
Langsung saja kita mulai, dalam proyek pembuatan rumah terdapat bermacam-macam pekerjaan mulai dari pengukuran, pondasi, pasangan dinding, lantai, kusen, atap, dll. Oleh karena itu tahap pertama yang dilakukan adalah membuat daftar pekerjaan dari suatu proyek, jangan sampai ada yang tertinggal.
Daftar pekerjaan bisa dibuat di dalam Microsoft Excel atau bisa juga diambil dari rincian RAB yang sudah dibuat. Kali ini AGA menggunakan Microsoft Project 2007, untuk versi Microsoft Project 2010 atau yang terbaru tidak banyak perubahan, karena hanya perbedaan posisi toolbar saja.
Sebelum dimulai, kita harus menentukan Jam Kerja dan Hari Kerja dahulu. Dalam Microsoft Project standard hari kerja adalah 5 hari (sabtu & minggu libur) untuk jam kerja 8 jam. Hari kerja & Jam kerja harus disesuaikan dengan jam kerja di proyek yang akan kita buat schedulenya. Cara mengganti hari kerja dan jam kerja buka link dibawah ini
Cara Mengganti Hari Kerja Microsoft Project.Langsung saja kita mulai proses pembuatan schedule menggunakan Microsoft Project.
1. Buka Microsoft Project, kemudian masukkan daftar pekerjaan yang sudah kita bahas di atas pada kolom Task Name.
![]() |
| isikan-nama-pekerjaan-pada-kolom-task-name |
2. Supaya lebih mudah dalam pengelolaannya buatlah hierarki / tingkatan pekerjaan. Misalnya dalam Pekerjaan Pondasi terdapat sub pekerjaan yaitu Galian Tanah, Pasangan Batu Kali, dll.
Caranya blok tugas pekerjaan Galian sampai Pasangan Batu Kali, kemudian klik icon Indent. Maka secara otomatis pekerjaan tersebut menjadi sub pekerjaan dari Pekerjaan Pondasi. (untuk lebih jelasnya lihat gambar)
Caranya blok tugas pekerjaan Galian sampai Pasangan Batu Kali, kemudian klik icon Indent. Maka secara otomatis pekerjaan tersebut menjadi sub pekerjaan dari Pekerjaan Pondasi. (untuk lebih jelasnya lihat gambar)
![]() |
| langkah-pembuatan-hierarki |
![]() |
| hasil-hierarki-pekerjaan-dan-sub-pekerjaan |
3. Sekarang kita isi kolom Duration / durasi pekerjaan. Dalam penentuan durasi pekerjaan harus berdasarkan rencana jumlah tenaga kerja dan jumlah alat.
Kita bisa membuat perhitungan durasi dalam program Excel, rumusnya adalah Volume perkerjaan dibagi Produktivitas per hari. Produktivitas perhari tergantung dengan jumlah tukang & kecepatan tukang, bisa dihitung menggunakan Indeks Pekerjaan Pasangan Batu Kali dari SNI atau dari hasil survey.
Contoh Perhitungan Produktivitas Kerja :
Volume Pasangan Batu Kali = 20 m3
Produktivitas 1 Tukang Batu = 0.4 m3/jam
Jam Kerja = 8 jam
Produktivitas per hari = 0.4 x 8 = 3.2 m3/hari
Waktu yang dibutuhkan untuk Pasangan Batu Kali 20 m3
= 20 / 3.2 = 6.25 dibulatkan 7 hari
4. Setelah semua durasi terisi, saatnya mengisi kolom Prodecessor. Kolom Prodecessor digunakan untuk menghubungkan antara satu pekerjaan dengan pekerjaan yang lain. Untuk penjelasan mengenai penggunaan kolom Prodecessor bisa membaca artikel Penjelasan Hubungan Tugas / Predecessor dalam Microsoft Project.
Contoh pengisian kolom Prodecessor :1. Urugan Pasir baris no.3 - Pasangan Batu baris no.4.Pasangan Batu dimulai 1 hari sebelum Urugan Pasir selesai, maka pada pasangan batu ditulis 3FS-12. Pengecoran Sloof baris no.8 - Pasangan Batu Bata baris no.11Pasangan Batu Bata dimulai setelah Pengecoran Sloof selesai, maka pada pasangan batu bata ditulis 8 atau 8FS
![]() |
| isikan-hubungan-antar-pekerjaan-pada-kolom-prodecessor |
Isi kolom Predecessor pada semua pekerjaan. Sebagai bahan pembelajaran AGA lampirkan contoh Schedule Menggunakan Microsoft Project. Karena hanya contoh, AGA memasukkan durasi hanya kira-kira saja (tidak berdasarkan volume pekerjaan & perhitungan produktivitas kerja), jadi jangan digunakan sebagai patokan. Yang perlu dicermati adalah contoh penggunaan hubungan antar pekerjaan pada kolom predecessor.
Hubungan antar tugas yang sering digunakan adalah Finish to Start (FS) dan Start to start (SS), untuk penjelasan tentang kapan kita menggunakan FS kapan menggunakan SS silahkan buka Perbedaan Penggunaan Finish to Start (FS) dengan Start to Start (SS) dalam Microsoft Project.
*klik gambar untuk memperbesar
Semoga artikel ini bermanfaat bagi pemula Microsoft Project. Jika ada yang lebih jago dalam Ms.Project membaca artikel ini dan menemui kesalahan mohon koreksinya.
Untuk tutorial MS project yang lain silahkan buka Di Sini
Kalau belum punya Master Ms. Project 2007 silalahkan DOWNLOAD disini
--------- ***** ---------
Jika ada yang memiliki rezeki lebih dan ingin memberikan donasi untuk membantu perawatan blog ini, silahkan hubungi aga via email agayuditra@gmail.com untuk informasi no.rekening. Terima kasih.
--------- ***** ---------
en
19.57
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Tutorial Membuat Scedule Menggunakan Microsoft Project
Posted by Tutorial Lengkap Microsoft Office on Kamis, 17 Januari 2013
Label
3ds Max
(36)
AutoCAD
(9)
CorelDRAW
(2)
DOWNLOAD
(6)
Galeri Aga
(3)
Internet
(2)
Land Desktop
(6)
Lumion
(1)
MICROSOFT OFFICE
(18)
MICROSOFT OFFICE EXCEL
(18)
Microsoft Project
(10)
PERKENALAN MICROSOFT EXCEL
(5)
Photoshop
(3)
ROBOT WHATSAPP
(1)
SketchUp
(6)
Trading
(2)








































